
Modem CDMA beberapa tahun lalu menjadi primadona, saat itu harga internet GSM mahalnya minta ampun, dan hanya CDMA yang memberikan tarif murah walau dalam satuan time based dan volume based. Fren bekerja sama dengan beberapa ISP mengeluarkan paket time based seperti dari indonet, jalamobile, ratnet, dan lain lain. Awalnya saya berlangganan dengan topup pulsa ke Fren dan memilih paket perjamnya dengan mengambil paket acak dari beberapa ISP yang bekerja sama dengan Fren, terakhir memakai jasa jalamobile yang bekerja sama dengan Fren dengan time based seharga Rp. 25.000 dengan durasi 5 jam, cukup murah watu itu karena harga koneksi yang termurah dari GSM di atas 300.000. Setelah munculnya internet unlimited dari XL, kemudian Telkomsel dan disusul dengan IM2 plus Matrix Unlimited keberadaan modem CDMA seperti lenyap di pasaran, dan dibanjiri dengan modem GSM baik berbentuk USB maupun PCMCIA yang dipadukan dengan coverter PCMCIA to PCI.
Untunglah saya masih menyimpan sebuah modem jaman dahulu dengan merk Venuz VT12 yang saya lebih sekitar awal tahun 2007, modem itu diberandol dengan harga yang cukup mahal Rp 625.000, modem itu hanya support CDMA 2000 1X dan maksimum jaringan yang disupport hanya 153,6 kbps dengan speed maksimum modem 230,4 kbps. Modem ini tidak support EVDO Rev A, sehingga modem ini rasanya di jaman serba cepat dirasa kurang. Namun walau dengan speed seperti itu, maksimum 153,6 kbps dirasa cukup jika digunakan untuk browsing. Rata-rata koneksi internet yang termurah menganut kecepatan maksimum 256 kbps, walau dengan up to 256 kbps speed real yang berjalan palingan di 200an kbps, jadi jangan khawatir dengan kecepatan akses internet CDMA up to 153,6 kbps.

Modem ini keluaran PT Subur Semesta yang beralamat di Jl Kamal Raya 8A Tegal Alur Jakarta Barat. Modem ini sekarang menemani saya mengarungi dunia maya dengan koneksi menggunakan Mobi Unlimited. Modem ini menggunakan interface USB, bisa untuk USB 1.1 dan USB 2.0
Kerja modem ini cukup tangguh dan jarang mengalami diskonek, bahkan modem ini justru akan bekerja maksimal jika membuka halaman browser sekaligus berbarengan. Modem ini cukup ampuh jika mengalami download dengan speed yang stabil walau tidak cepat, maksimum uploadpun bisa mencapai 128 kbps, hanya saya modem ini bisa mencapai kecepatan maksimum jaringan 153,6 kbps. Kelemahan modem ini terletak pada bodynya yang lebar, jika slot USB anda berdekatan maka USB sebelahnya tidak akan terpakai karena lebar modem memakan cukup tempat, solusinya menggunakan perpanjangan kabel USB. Modem ini cukup bekerja kuat walau menggunakan perpanjangan kabel USB 130 cm dan tetep bekerja normal dibanding modem lain.

Modem ini juga mempunyai kelemahan jika mendapat sinyal 1 bar, namun walau dengan 1 bar masih bisa bekerja walau sering mengalami dormant , kondisi di mana hanya bisa melakukan calling bukan akses data.

Modem ini yukup kaya juga dengan fiturnya, bisa sms dan calling, jika layanan akses data modem ini bisa digunakan untuk telepon dan anda cukup membutuhkan headset/earphone saja, jadilah telepon lewat komputer.
Lagian modem ini tidak susah diintalasi, menyetting koneksi internet hanya membutuhkan beberapa kriteria yang simple dan tidak ribet. dialnya pasti ke #777 , user name dan password. Tidak membutuhkan APN layaknya modem GSM.
Modem ini patut dicoba walau keberadaan di pasar semakin jarang, karena modem ini merupakan modem lawas.












Tidak ada komentar:
Posting Komentar