
Perkembangan komputer sedemikian pesat sehingga cepat sekali komputer kita terasa usang, bagaimanapun anda membuat komputer paling canggih di kolong langit dalam hitungan minggu akan terasa ketinggalan jaman. Pergerakan dan perkembangan hardware sangat cepat sekali sehingga kita tak mungkin untuk mengejar atau sejajar dengan perkembangan tersebut, lebih sial lagi jika kita termasuk salah satu konsumen yang sangat sensitif harga. Berbeda bila anda merupakan suatu wakil redaksi suatu majalah yang mereview hardware kiriman dari vendor maka hal tersebut bukanlah masalah karena anda bisa mencoba hardware tanpa membeli tapi malah dibayar.
Sikap sensitif terhadap harga tersebut karena alasan ekonomis dan lebih mengacu kepada kebutuhan dari pada keinginan ( need or want ). Komputer bagi kita lebih digolongkan sebagai kebutuhan walau itu hanya sekedar keinginan sebuah hobby. Sialnya perkembangan software juga mengikuti perkembangan hardware maka komputer kita terasa berat jika harus dijalankan dengan program-program tertentu, dan lebih sial lagi, komputer yang terisi Windows cepat atau lambat akan mengalami kelambatan sistem, berbeda saat anda selesai menginstall sistem operasi, kondisi komputer akan cepat dibanding sekarang. Untuk itu dibutuhkan tunning jika anda malas menginstall windows beserta pernak perniknya.
Tunning di sini bisa dilakukan tiga macam, dengan hardware, otak-atik entry Windows dan software, secara hardware adalah menambah memori atau RAM sampai batas maksimum yang bisa disupport oleh motherboard. Memori lebih kelihatan naik performancenya dibanding prosesor, memori bisa diibaratkan sebagai meja kerja, dan di meja kerja itu kita menletakan ratusan buku, jika meja luas maka kita bisa menyebar buku dan menyebut buku salah satu kemudian memberikan kepada prosesor untuk diproses, namun jika memori kecil posisi buku ditumpuk sehingga kita kudu memeriksa satu-satu, hal ini akan menyebabkan komputer lamban dalam bekerja. Upgrade prosesor tidak banyak membantu karena kerja prosesor dalam beda satuan ratusan Mhz tidak berpengaruh secara signifikan.
Buang wallpaper dan pake theme classic
Tunning secara otak atik Windows ada berbagai macam cara, buang desktop Windows anda untuk menghemat memori, desktop yang mempunyai gambar memukau menyita memori, kemudian ubah setting theme yang memukau di Windows XP itu dengan theme classic, pernak pernik Windows juga sangat merugikan performance komputer secara keseluruhan. Hal itu bisa dilakukan dengan klik kanan pada area desktop kemudian pilih properties, klik pada Themes lalu pilih Theme : Windows Classic.
Pilih startup yang perlu
Langkah selanjutnya adalah membuang startup yang tidak perlu, startup itu tidak semua dibutuhkan dalam Windows, sebagai gambaran startup itu yang kelihatan di pojok kanan taskbar Windows.
![]()
Kita lihat taskbar di sebelah jam tersebut sangat bejibun, ini juga membuat komputer lambat. Kita harus membuangnya, pembuangan startup itu tidak mempengaruhi software bersangkutan, jika ada software yang diload di startup alias masuk memori dimaksudkan akan lebih cepat dipanggil, namun teorinya tidak sesuai kenyataan, karena perbedaannya tidak kentara sekali jika diload di startup apa tidak. Segera kklik Start Menu – Run lalu ketikan msconfig kemudian tekan enter. Setelah muncul kotak combo sebagai berikut :

Klik tab Startup, kemudian buang centang yang tidak anda kehendaki, biasanya saya menyisakan ctfmon saja, setelah selesai klik Apply kemudian OK maka komputer akan minta direstart.
Menghapus file temporary
Hapus file-file Windows yang tidak perlu yang berada dalam folder berikut :
C:/Windows/Temp, sikat semua isinya tanpa ampun.
C:/windows/Perfetch habisi semua isinya dan cukup tinggalkan file layout.ini
Setting performance dan virtual memori
Masih ada beberapa yang perlu dikerjakan agar komputer sedikit lebih cepat dengan klik kanan ikon my computer di desktop, kemudian klik tab Advanced kemudian pilih pada bagian Performance, Visual effect, processor, scheduling, memory usage, and virtual memori, klik pada Setting, pada visual effect anda pilih saja bagian Adjust for best performance, artinya kita memilih performance terbaik dari sebuah sistem dengan mengorbankan keindahan. Kemudian berpindah ke tab Advanced, pilih pada bagian paling bawah tentang virtual memori, klik Change, isi pada Initial size(MB) dengan minimal 2 kali memori yang terpasang pada sistem, misal memori sistem anda 512 MB isikan dengan nilai 1024, setelah itu klik Set, kemudian klik OK, keluar dan restart, cobalah rasakan perbedaannya.
Pertanyaannya mengapa harus 2 kali memori, yang jelas secara fisik komputer membutuhkan memori yang lega, sebenarnya Windows tidak cukup membutuhkan memori hanya 256 MB saja, memori ini jelas sangat kurang dibutuhkan untuk Windows, loading masuk desktop saja sudah menghabiskan memori tersebut, belum lagi anda memaggil program berat pasti akan membutuhkan ruang yang lebih lega lagi yang mungkin besarnya bisa 3 kali lipat memori fisik, untuk menanggulangi kekurangan tersebut maka Windows membuat memori virtual dari space hardisk yang ada, jadi jangan sampai hardisk penuh, berapapun memori anda tinggi jika hardisk kosong maka komputer akan tetap saja lambat.
Defragmenter
Bila dirasa masih kurang lakukan defragmenter hardisk, file-file Windows selalu mengalami fragmentasi, artinya menyatukan kembali file-file dalam satu cluster, yang kita tahu bahwa suatu file, anggap file A, tidak diletakan dalam satu tempat, tetapi secara terpencar karena cara kerja hardisk , yang saya ibarakan seperti diagrama dibawah.
cluster 1 a b c d e
cluster 2 a b c d e
cluster 3 a b c d e
cluster 4 a b c d e
cluster 5 a b c d e
cluster 6 a b c d e
cluster 7 a b c d e
cluster 8 a b c d e
kita anggap satu huruf dari a sampai e adalah besarnya 1 kb, jika anda pertama meletakkan file sebesar 5 kb maka akan diletakan pada cluster 1 pada abcde, lalu anda meletakkan sebuah file sebesar 6 kb maka akan diletakkan cluster2 abcde dan cluster3 pada a. Lain hari anda menambah file 2 kb maka, file tersebut tidak bisa diletakkan pada cluster 3 di bcd, Windows akan meletakkan pada cluster 4 ab. Setiap sisa cluster akan dikosongkan. Lain lagi jika anda mendelete file yang 5 kb pada cluster1, cluster1 akan kosong. Jika sudah ribet seperti itu maka head hardisk akan bekerja keras mencari urutan agar bisa mengumpulkan pecahan file tersebut.
Nah dengan adanya tools defragmenter maka posisinya akan ditata kembali agar head bisa menjangkau lebih cepat. Potongan file yang berserakan tadi disebut dengan istilah fragmentasi. Dan tentu saja cluster yang ada di dalam hardisk tidak bisa anda bayangkan, hitung sendiri saja jika hardisk 80 GB dibagi dengan 5 kb. untuk melakukan defragmenter bisa anda lakukan tools bawaan Windows, klik start-all programs – accessories – system tools – defragmenter.
Mematikan Service Yang Tidak Penting
Windows XP masih menyisakan service yang diload di memori dalam keadaan mentah, untuk itu perlu di tunning mana yang tidak dibutuhkan jika komputer anda dalam posisi standalone, artinya komputer anda berdiri sendiri, untuk melihat service tersebut bisa dilakukan lewat Control Panel – Administrative Tools – Service, berikut daftar yang perlu dimatikan.
Error Reporting Service
Fungsi module Error Reporting Service adalah memberikan laporan bila Windows XP terganggu. Fungsi ini tidak berguna dan dapat di Disable.
Help and Support
Mendapatkan file support dengan menekan F1 untuk mengaktifkan. Apakah anda cukup sering melakukan dan membaca help file dari Windows ?, matikan fitur ini.
Indexing Service
Indexes contents and properties of files on local and remote computers bertujuan untuk mempercepat access ke file dengan cara antrian secara flexibel. Service ini tidak dibutuhkan.
Network Location Awareness (NLA)
Module ini untuk mencatat dan menyimpan daftar network konfigurasi serta informasi lokasi. Fungsi ini tidak membantu, dan dapat dimatikan.
Performance Logs and Alerts
Fitur module untuk mencatat performa computer dan kegiatan lain yang dicatat pada sebuah file (Log file). Anda tidak perlu pusing dengan performa sistem Windows anda, matikan karena tidak banyak berguna untuk stand-alone.
Portable Media Serial Number Service
Retrieves the serial number of any portable media player connected to this computer. Fungsi module ini tidak berguna dan hanya diperuntukan bagi Windows Media based/compatible (”PlaysForSure”) portable. Pemakai MP3 tidak membutuhkan fitur ini dan sebaiknya dimatikan.
QoS RSVP
Menyediakan pengiriman network signal dan kontrol pada local traffic. Fungsi module dengan konsep memberikan bandwidth lebih besar bagi kebutuhan aplikasi. Nyatanya fungsi ini tidak terlalu berdampak. Pilihan dapat dimatikan atau tetap digunakan.
Remote Desktop Help Session Manager
Manages and controls Remote Assistance. Belum diketahui fungsinya untuk apa, Remote Assistance bisa diterima. Atau tidak diperlukan dan dapat dimatikan.
Remote Registry
Memberikan otorisasi remote user memodifikasi registry pada sebuah computer. Sebaiknya dimatikan.
Security Center
Monitors system security settings and configurations.” Menampilkan Pop Up ketika firewall down, Anti virus telah out o date atau sistem Windows update sengaja dimatikan.
Bila anda selalu memonitor ke 3 fungsi diatas, fitur ini dapat dimatikan.Karena fungsi Security center hanya memonitor dan bukan mencegah dan lebih baik mengawasi langsung dari program pengaman anda.
Smart Card
Manages access to smart cards read by this computer. Anda mengunakan Smart Card pada computer anda. Bila tidak sebaiknya dimatikan.
SSDP Discovery Service
Enables discovery of UPnP devices on your home network.” Windows akan memonitor hardware lain dengan sistem Plug and Play. Fungsi ini dapat dimatikan bila anda tidak lagi menambah perangkat lain atau hardware yang anda gunakan adalah permanen. Tetapi bila anda mengunakan banyak hardware sebaiknya fitur ini tetap diaktifkan.
Themes
Provides user experience theme management. Untuk alasan performa, seperti menampilkan interface Win2000. Fitur ini dapat dijalankan melalui Desktop Properti. Jadi tidak ada alasan module ini diload. Anda dapat mematikan fitur ini.
Uninterruptible Power Supply
Manages an uninterruptible power supply (UPS) connected to the computer. Sudah jelas fungsinya bila anda mengunakan UPS memerlukan fungsi ini, fitur ini khusus hanya untuk UPS yang terhubung ke computer melalui COM port. Bila tidak, dapat mematikan.
Wireless Zero Configuration
Menyediakan fungsi otomatis untuk Wireless network adaptor. Bila anda tidak memiliki perangkat WIFI dapat dimatikan.
WMI Performance Adapter
Provides performance library information from WMI HiPerf providers. Tidak jelas untuk apa, dan dapat dimatikan.
Cukup sekian dulu untuk bahasan selanjutnya saya akan menulis mempercepat komputer dengan registry dan BIOS, bahasan ini saya sendirikan karena sensitif bagi orang awam dan dibutuhkan keberanian untuk mengutak-atik registry dan BIOS, kesalahan melakukan tunning dengan registry dan BIOS akan berakibat mogoknya komputer.












Tidak ada komentar:
Posting Komentar