
Perang tidak harus menggunakan senjata, di dunia maya perang sudah berlangsung lama, beberapa raksasa internet selalu mencoba memperluas ekspansi kekuasaannya. Perang cyber lebih-lebih malah membahayakan karena cakupannya cukup luas, yang tidak ada hubungannya justru malah kena efek yang lebih parah. Kalo perang biasa, eskalasinya pasti hanya area tertentu, namun perang cyber justru malah merontokan berbagai belahan dunia, beberapa kasus seperti virus Mellisa, I Love You, Sasser, Conficker, Sality dan lain lain adalah contoh kerusakan dari hasil perang cyber, motivasi perusakan atau peperangan seperti itu tidak mungkin terjadi begitu saja. Belum lagi dunia hacking juga ramai membumbungi media elektronik dan cetak, kilah para peretas Indonesia dan Malaysia adalah kisah klasik perang para peretas web, tujuannya sebagai rasa nasionalisme walau disalurkan secara salah. Mereka mungkin geram melihat sepak terjang pemerintah kita yang diam saja atas kasus yang menghina bangsa Indonesia. Belum lagi kasus Mbah Minah yang hanya mencuri 3 biji coklat di perkebunan PT Sari Rumpun Antan, para peretas menyuarakan keadilan lewat mendeface beberapa web.
Perang dunia maya tidak akan pernah berakhir dan semua itu memang sudah merupakan bagian dari dunia internet, siapa cepat dia dapat, siapa kalah dia celaka ! Baru-baru ini Microsoft dan Yahoo meneken kerja sama selama 10 tahun, Yahoo yang dulunya menggunakan metode mesin pencarian Google, kini Yahoo beralih menggunakan mesin pencari dari Microsoft yang dikenal dengan nama Bing ! Jadi ini akan menjadi perang antara Yahoo dan Microsoft melawan raksasa mesin pencari Google. Duet maut ini tujuannya mengurangi dominasi Google dalam ranah dunia internet dan periklanan online, Google memang sebuah raksasa internet, selain mempunyai mesin pencari Google juga mempunyai Photobucket.com, blogspot.com, youtube.com dan lain lain. Ekspansi Google tak sampai di situ, Google terus melebarkan sayapnya untuk merongrong kedigdayaan Microsoft.
Google memang sangat kuat dalam mesin pencari dan ini merupakan tantangan bagi Microsoft, Microsoft memang telah meluncurkan bing ( www.bing.com ) namun mesin pencari besutan Microsoft ini tidak banyak mengubah peta persaingan mesin pencari justru malah google lebih semakin digdaya. Tak kurang akal, Microsoft mendekati Yahoo, dan kesepakatannya selama 10 tahun Microsoft akan menguasai Yahoo. Dalam kerja sama ini, Microsoft yang mempunyai mesin pencari Bing, menguasai mesin pencari Yahoo selama 10 tahun ke depan, baik secara aset maupun pekerjanya. Mau tak mau Yahoo memakai mesin pencari Bing di situsnya, ini bertujuan mendongkrak posisi Bing agar lebih kuat. Duet maut ini dinilai kemungkinan akan membunuh Google, dengan berduet maka diharapkan akan semakin kuat dan bisa menguasai pasar dari pada berdiri sendiri
Pertanyaannya mampukah Yahoo dan Microsoft ini mendongkel Google ? Rasanya sukar sekali karena keberadaan Google sudah sedemikian merambah berbagai dunia internet, siapa tak kenal google, tapi jika ditanya apakah anda kenal Bing ? Sekalipun Microsoft dan Yahoo menggunakan strategi yang tepat namun Google punya ide-ide yang lebih besar dibanding kompetitor baru, di ranah mesin pencari Google adalah penguasa. Dominasi Google menurut saya pribadi masih akan bertahan ke depan, namun jika lebih relevan dari metode pencarian dan lebih mengena sasaran, kemungkinan Google pun akan berkurang kekuasaannya di mesin pencari.
Bahkan Google telah menekan kerja sama dengan Twitter untuk mengakses seluruh kontent, ke depannya Google pasti akan melahirkan inovasi baru dan memperbaiki metode pencarian agar lebih mengena bagi pemakainya. Kita sebagai netter, melihat hal ini merasa diuntungkan, karena kita punya beragam pilihan, jika pilihan Google tak kena sasaran kita bisa memakai Bing, sebaliknya juga demikian. Mari kita ambil sisi positif dari persaingan para raksasa internet dan sistem operasi ini, semoga persaingan ini sehat dan tidak merugikan kedua belah pihak.












Tidak ada komentar:
Posting Komentar